Header Ads Widget

Instrumen Investasi yang Cocok untuk Menginvestasikan Uangmu


Instrumen investasi
Instrumen investasi/angsawatara.com

angsawatara.com - Media bagi seseorang atau pelaku usaha untuk melindungi dan menginvestasikan aset yang dimilikinya disebut sebagai instrumen investasi. Instrumen investasi dapat membantu seseorang untuk mencapai tujuan finansialnya, tergantung dengan jangka waktu investasi yang dikehendaki.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, mari kita kenali berbagai macam jenis instrumen investasi, berikut ini beberapa diantaranya:

1. Emas
Emas menjadi jenis investasi yang masih digemari karena keamanannya dan menjadi suatu aset yang mengalami peningkatan nilai. Besarnya harga suatu emas dapat dipengaruhi oleh turun naiknya mata uang USD, ketersediaan tambang emas, serta jumlah permintaan dan penawaran.


2. Saham
Saham adalah jenis investasi berupa membeli saham atau menyertakan modal untuk suatu perusahaan. Dengan penanaman modal ini, kamu akan mendapat keuntungan dari pendapatan perusahaan tersebut. Sebagai investor,kamu juga memiliki hak untuk datang pada acara rapat pemegang saham.
3. Reksadana
Reksadana memiliki cara kerja yang mirip seperti saham. Namun, reksadana dibantu oleh manajer investasi untuk dapat mengumpulkan saham saja, saham dan obligasi atau hanya obligasi. Kumpulan surat berharga itu dapat dibeli sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Itulah yang disebut sebagai reksadana.
4. Deposito
Deposito termasuk ke dalam investasi yang aman. Namun, diperlukan modal minimal yang ditentukan dalam jangka waktu tertentu, umumnya selang waktu 3 bulan sampai 10 tahun. Selama waktu menabung tersebut, kamu akan mendapatkan keuntungan berupa bunga dengan persentase tertentu.


5. Obligasi
Obligasi itu berarti membeli surat utang. Sebagai contoh, kamu membeli obligasi dengan nominal 200 juta untuk kurun waktu 1 tahun dengan bunga senilai 6%. Maka kamu akan mendapat keuntungan sebesar 12 juta saat waktunya jatuh tempo. Namun, kamu juga dapat menjualnya dengan presentase keuntungan senilai obligasi tersebut.

Instrumen investasi
Instrumen Investasi/angsawatara.com

6. Cryptocurrency
Cryptocurrency atau mata uang kripto (digital) belakangan kembali ramai digemari banyak orang. Salah satunya bos Tesla Elon Musk yang keranjingan Dogecoin hingga Bitcoin. Harga Bitcoin dapat melambung terlampau tinggi bahkan sempat menyentuh hampir Rp700 juta. 

Namun, perlu dipahami bahwa risikonya pun sangat besar. Jika mengalami penurunan, maka tak tanggung-tanggung bisa langsung menukik 20%. Selain itu, mata uang kripto ini juga masih menjadi ajang perdebatan antara investor. Banyak yang menganggap mata uang kripto hanya sebagai 'gelembung' yang akan pecah dan menimbulkan masalah.

7. Properti
Properti masih menjadi primadona dalam hal investasi. Pasalnya, harta properti terus naik bahkan hanya dalam waktu hitungan bulan.

8. Valuta Asing
Prinsip kerja investasi ini yaitu melakukan jual beli mata uang asing. Sebagai contoh, kamu membeli mata uang internasional seperti EUR atau USD. Kemudian menjualnya saat harga sedang tinggi. Maka keuntungan pun kamu dapatkan.

9. Tabungan
Cara terakhir yaitu tabungan adalah cara yang paling mudah dan aman. Pasalnya, kamu tinggal menabung di bank lalu bank akan memberikan bunga sekian persen.

Source :
wartaekonomi.com




Posting Komentar

0 Komentar